Selasa, Juni 30, 2009

Apa urusanMu dengan kami hai Anak Allah?

Bacaan
(Kej 21:5.8-20a; Mat 8:28-34)


“Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu. Dan mereka itu pun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu." Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air. Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu. Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, mereka pun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka” (Mat 8:28-34), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.


Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

· Penjahat atau orang jahat yang ketahuan kejahatannya dan terpepet pada umumnya melakukan ‘defense mechanism’ dengan berteriak keras untuk membela atau melindungi diri alias menutupi kejahatan atau kekurangannya. Itulah yang terjadi ketika Yesus lewat dan mereka yang kerasukan setan berteriak :”Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah?” . Mereka ketakutan bertemu dengan Yesus dan mereka (setan-setan) minta untuk dipindahkan dari manusia ke kawanan babi, dan memang atas perintah Yesus setan-setan pun masuk atau pindah ke kawanan babi-babi itu. Hal ini mungkin yang menjadi inspirasi mengapa saudara-saudari kita umat Islam mengatakan bahwa daging babi itu haram. Lepas dari masalah haram atau tidak haram tentang daging bagi, saya mengajak anda sekalian untuk mawas diri bahwa setan-setan tunduk atau dapat dikalahkan oleh Tuhan, maka baiklah ketika kita bersama dan bersatu dengan Tuhan tidak perlu takut dan gentar menghadapi orang-orang jahat atau yang tidak baik. Kita datangi saja mereka dan ketika mereka melihat kita, orang baik dan berbudi pekerti luhur, mereka pasti akan menyingkir atau melarikan diri. Sekiranya mereka menggertak anda dengan suara keras, hendaknya ditanggapi dengan tenang dan rendah hati, jangan dilawan atau dibantah. Kutipan Warta Gembira di atas juga dapat menjadi bahan mawas diri bagi siapapun, entah di dalam masyarakat/tempat tinggal atau tempat kerja, merasa sendirian sebagai yang beriman pada Yesus Kristus dan mengalami ejekan atau cemoohan dari orang lain. Jika anda merasa diejek atau dihina hendaknya tetap tenang dan setia dalam penghayatan iman maupun melaksanakan tugas pengutusan dan pekerjaan sebaik mungkin.

· "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak. Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu." (Kej 21:12-13), demikian firman Tuhan kepada Abraham, menanggapi kekesalan hati Sara. Baik Ismael maupun Iskak adalah keturunan Abraham, bapa umat beriman. Sayang di antara para keturunan Abraham sampai kini sering masih terjadi ketegangan atau permusuhan, antara lain terjadi antara mereka yang mengaku beragama Kristen, Katolik maupun Islam. Kita sama-sama keturunan Abraham, bapa umat beriman, maka hendaknya kita senantiasa bersaudara dan bersahabat dengan sejati. Dengan ini kami mengharapkan mereka yang bersikap dan bertindak fanatik sempit alias senantiasa hanya membenarkan diri atau kelompoknya dan menyalahkan orang atau kelompok lain. Beriman berarti mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan melalui hidup sehari-hari, baik melalui sesama maupun tugas pekerjaan. Orang yang sedang mempersembahkan diri pada.umumnya tenang, hening, rendah hati, lembah lembut, menarik dan memikat, maka jika kita semua sungguh beriman berarti kita saling rendah hati, lemah lembut, menarik dan memikat. Segala bentuk perpisahan, permusuhan, saling mengejek dan melecehkan hemat saya berasal atau bersumber dari setan , maka hemat saya segala macam bentuk tawuran atau bentrokan yang masih marak dalam kehidupan masa kini berarti setan masih merajalela dalam kehidupan bersama.


“Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang- Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatu pun yang baik. Marilah anak-anak, dengarkanlah aku, takut akan TUHAN akan kuajarkan kepadamu! Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik?” (Mzm 34:10-13)
READ MORE - Apa urusanMu dengan kami hai Anak Allah?

Senin, Juni 29, 2009

Change Icon Blog

Want to change the default icon is a blog that you want. How?
Here are tips to change the icon. The first step in search icon you want to search in google by typing free icon and choose who you like or you can take from your own collection.
Two steps
Upload to the file to the site where the picture. And so easy to use facility that is just google, live picasaweb.google.com enter Email ID and password of gmail. Or can also photobucket.com and stored in the
other.



Once uploaded to the three steps to do that it will appear like the picture below. click the link to this photo, select Image only (no link), continues to Embed image copy. Embed Image sample image ............


Last step and go to edit html and search

<data:blog.pagetitle/></span></span><span style="color: rgb(51, 102, 255); font-family: arial;font-size:85%;">
and

and enter the following code between them:
kode url photo' rel='shortcut icon'/>
replace the code with embed url photo that has been copied before, so like this:
<data:blog.pagetitle/></span></span><span style="color: rgb(51, 102, 255); font-family: arial;font-size:85%;">

kode url photo' rel='shortcut icon'/>

Save the template and see the blogs, certain logo / iconnya has changed.

READ MORE - Change Icon Blog

Feelings Blogger




If we want to create a mood or feeling we have in blogspot, how easy is to visit the site www.punkymoods.net register and get free account there. Once we register, we need to verify via email that we send in and then get the widget you want to mencopy with the gadgets that we want. Please try
READ MORE - Feelings Blogger

Sabtu, Juni 27, 2009

MERENUNGKAN KEHIDUPAN YANG AKAN DATANG

Ketika ditimpa oleh penderitaan apa pun, biarlah kita senantiasa memandang pada tujuan ini: hal itu dimaksudkan untuk membiasakan kita memandang rendah kehidupan sekarang ini dan mendorong kita untuk merenungkan kehidupan yang akan datang. Allah, yang mengetahui kecenderungan duniawi kita, menggunakan cara yang terbaik untuk melepaskan kita dari cinta akan dunia ini. Tidak seorang pun yang tidak menginginkan sorga, dan aspirasi terhadap kekekalan sorgawi inilah yang membedakan kita dari binatang. Namun dorongan/sifat alamiah kita secara terus-menerus menarik kita pada kehidupan sekarang ini. Maka untuk menghadapi tendensi kita ini, Allah menakar penderitaan yang memadai untuk mengatasi kegagalan kita. Disiplin salib mengajarkan kita, bahwa kehidupan ini, pada dirinya, sia-sia dan dicemari oleh banyak kejahatan, karena itu, kita harus mengarahkan pandangan kita ke sorga.

Tidak ada jalan tengah antara memperlakukan dunia ini sebagai sesuatu yang tidak berharga atau terikat oleh dunia. Jika kita merindukan kekekalan sorgawi, kita harus berusaha sekuat tenaga agar terlepas dari ikatan dunia, yang sering menjerat hati banyak orang dengan segala kenikmatannya. Bahwa kehidupan di dunia ini adalah sementara dan penuh kesia-siaan, diketahui oleh semua orang, bahkan oleh orang biasa. Tetapi mungkin realitas ini jugalah yang sering kita abaikan, ketika kita bersikap seolah-olah kehidupan sekarang ini akan berlangsung selama-lamanya. Itulah sebabnya, kita memerlukan sesuatu yang selalu dengan kuat mengingatkan kita tentang seperti apakah kehidupan ini. Pemahaman yang benar bahwa kehidupan sekarang ini yang sementara dan tidak memuaskan, biarlah membawa kita untuk merenungkan kehidupan akan datang.

Ketika kita belajar untuk memandang rendah kehidupan sekarang ini jangan sampai kita menunjukkan sikap membenci dunia ini atau tidak bersyukur kepada Allah. Sesungguhnya, kehidupan ini, walaupun banyak kesengsaraan, harus dilihat sebagai berkat dari Allah, sehingga tidak boleh dihina. Banyak berkat yang kita terima dalam kehidupan sehari-hari ini adalah pendahuluan bagi kemuliaan sorgawi yang akan kita terima nanti. Hal ini disaksikan oleh Kitab Suci dan alam, sehingga kita harus terdorong untuk bersyukur kepada Allah atas semua berkat ini. Semua bekat ini adalah persiapan atas, atau cicipan (foretaste) tentang kehidupan yang akan datang

Ketika kita telah menyingkirkan cinta akan dunia yang berdosa ini, hal ini harus membuat kita menginginkan suatu dunia yang lebih baik, yaitu sorga. Dibandingkan dengan kehidupan sorgawi maka kehidupan sekarang ini patut diremehkan, karena selama kita di dunia ini, kita masih jauh dari Tuhan (2 Kor. 5:6). Namun, bagi Paulus, ia hanya mau taat apakah dia harus tinggal di dunia ini agar berguna bagi orang lain, atau pergi untuk bersama Tuhan yang adalah keuntungan baginya (Flp. 1:21-24). Kehidupan ini sendiri, tidak boleh dihina, sebaliknya harus dijaga dengan baik, dan Allah-lah yang menentukan kapan kita meninggalkan dunia ini.

Secara alamiah kita takut kepada kematian, tetapi kerohanian Kristen mengingatkan kita akan ketidakbinasaan kita sehingga meniadakan ketakutan ini dan menghibur kita. Semua makhluk hidup pada naturnya ingin terus hidup di dunia ini, tetapi juga merindukan kebangkitan akhir, karena itu, manusia yang telah dikaruniai pengertian dan yang diterangi oleh Roh Allah, harus lebih mengharapkan kebangkitan akhir. Memandang rendah kematian ini pun telah banyak diajarkan oleh para filsuf. Semakin bersukacita kita menantikan hari kematian, semakin besar kemajuan yang kita peroleh di dalam sekolah Kristus.

Hanya ketika kita mengarahkan mata kita ke sorga kita akan mendapatkan penghiburan atas segala kesusahan yang kita alami, dan tidak lagi mengalami kesulitan untuk menerima fakta bahwa orang-orang jahat hidup dalam kemakmuran dan kesejahteraan, karena kita tahu nasib apa yang menantikan mereka di tempat penghukuman.

READ MORE - MERENUNGKAN KEHIDUPAN YANG AKAN DATANG

Kamis, Juni 11, 2009

BAGAIMANA MEMILIKI KEHIDUPAN ROHANI YANG STABIL?

“Oleh Kemurahan Allah Kita Hidup ....”
(“By the Mercy of God We are Living ...”)



“Karena itu, Saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”
(Rm. 12:1)


Sudah banyak tekad/komitmen dan janji yang kita buat dalam perjalanan hidup rohani kita, mungkin itu dalam acara Camp Remaja, Retreat Guru Sekolah Minggu, kebaktian biasa maupun Kebaktian Kebangunan Rohani, di tengah-tengah doa pribadi, atau acara-acara yang lain. Tetapi berapa banyak tekad dan janji itu yang terlaksana? Mengapa kita sering lupa? Mengapa kita sering merasa bahwa hidup rohani kita gagal?

Masalahnya adalah bukan karena kita tidak tahu kasih Allah yang telah mengaruniakan keselamatan kepada kita, bukan pula karena kita kurang mengerti arti hidup baru, hidup dalam keselamatan. Masalah yang utama bagi setiap orang Kristen adalah bagaimana agar kita senantiasa sadar bahwa kita sedang menjalani hidup di dalam keselamatan Allah itu.

Kerapkali orang Kristen kurang mendapatkan dukungan dari luar (komunitas sekitar), mis.: keluarga, para hamba Tuhan, rekan-rekan sekomisi tempat kita bersekutu, atau saudara seiman di gereja tempat kita beribadah. Dukungan semacam ini sangat penting, tapi bukan yang terpenting. Yang lebih penting daripada itu ialah tanggung jawab masing-masing pribadi untuk memelihara tekad dan janji untuk hidup setia di dalam Tuhan. Dan banyak orang Kristen bertanya: “Bagaimana memiliki kehidupan rohani yang stabil?” Untuk itu ada beberapa hal yang dapat kita lakukan masing-masing secara pribadi sesuai dengan nasihat dan teladan rasul Paulus dalam Roma 12:1, yaitu 3R:


I. Reorientasi Hidup (Mengarahkan Ulang)

Bertitik tolak dari kenyataan apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup orang berdosa sebagaimana yang dipaparkan oleh Paulus dalam 11 pasal pertama surat Roma, kita bersama sampai pada satu kesimpulan praktis tentang hidup ini, yaitu bahwa hidup Kristiani adalah sebuah ibadah (life is a doxology). Dan ibadah itu diarahkan kepada Allah yang kita sembah. Hidup orang Kristen adalah hidup beribadah, hidup yang berpusatkan kepada Allah (theocentric life).

Seperti seluruh planet di tata surya ini bergerak mengelilingi matahari sebagai pusatnya (heliocentric), maka segenap aktivitas hidup sehari-hari orang Kristen harus terus mengarah kepada Allah sebagai pusat hidup mereka. Idealnya, tidak ada satu aktivitas pun yang secara sadar kita lakukan tidak untuk Tuhan dan kemuliaan-Nya, keluar dari orbit!

Banyak pusat hidup yang ditawarkan oleh dunia, bahkan lebih gencar daripada gereja yang hanya mendapatkan waktu rata-rata kurang dari 24 jam seminggu netto untuk menawarkan (promosi) dan mengingatkan orang-orang Kristen. Akibatnya: Banyak orang Kristen tergiur untuk mencoba-coba pusat hidup yang baru sekalipun dengan aktivitas yang sama sehingga tanpa sadar, sekalipun masih bergerak, bernafas, dan beraktivitas, namun hidupnya sudah kehilangan arah, keluar dari orbit! Jika benda-benda langit itu menjauh dari pusatnya, keluar dari orbitnya, maka makin lama akan semakin tidak merasakan panasnya matahari dan ... crasshhh!! Hidup orang Kristen akan menjadi semakin hambar, tidak merasakan sentuhan-sentuhan kasih karunia Tuhan dalam kehidupannya, dan hidupnya cepat atau lambat akan porak-poranda.

Beranikah kita merinci (menginventarisasi) , menguji, dan menata kembali satu per satu komponen hidup kita? Bersediakah kita kembali merenungkan kemurahan kasih Allah sebagai satu-satunya motivasi hidup kita?

II. Rededikasi Hidup (Mempersembahkan Terus-Menerus)

Mengarahkan ulang sangat perlu sebagai titik awal, tetapi tidak boleh berhenti di sana . Arah yang benar harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Hidup sebagai ibadah bukan hanya diarahkan tetapi harus dijalani. Bukan semata diketahui tetapi dilakukan. Paulus menasihatkan setiap orang Kristen supaya “mempersembahkan tubuh sebagai persembahan” (“to present your body as a sacrifice ...”). Artinya: menunjukkan/ menghadirkan seluruh hidup sebagai persembahan.

Ibadah sejati tidak berhenti di konsep dan doktrin yang benar (orthodoxy, ps. 1-11), apalagi doktrin yang salah, tetapi harus berlanjut kepada aksi dan tingkah laku sehari-hari yang sepadan (orthopraxy, ps. 12-15). Paulus (Alkitab) tidak pernah memisahkan antara pengetahuan dan tingkah laku. Bahkan bagi Paulus tingkah laku seseorang itu adalah konsekuensi/ cermin/buah dari pengenalan-Nya akan Tuhan. Misalnya: jika seorang Kristen bermain-main dengan dosa itu hanya menunjukkan bahwa ia kurang mengerti tentang murka dan keadilan Allah, dll. John Calvin pernah menulis: “Omnis recta cognitio Dei, ad obedientia nascitur,” yang artinya: “Pengenalan yang benar akan Allah, lahir dari ketaatan.”

Mempersembahkan hidup ini tidak dilakukan semaunya dan sembarangan, tetapi harus sesuai dengan kehendak Tuhan yang disembah, dan ini memerlukan disiplin rohani yang serius. Mengapa? Karena kita sedang berperang melawan kedagingan yang selalu menghalangi kita untuk sadar dan menarik kita untuk menjauhi sumber-sumber kekuatan rohani kita seperti misalnya: waktu doa, baca Alkitab, pelayanan, persekutuan, kebaktian, dll.

Untuk menjadi perenang yang handal seseorang harus berlatih keras beberapa jam setiap hari, untuk menjadi pelari yang cepat seseorang harus memaksa dirinya tidak makan sembarangan dan terus berlatih beberapa jam setiap hari, dll. Tetapi mengapa untuk menjadi orang Kristen yang tangguh kita hanya menyediakan waktu-waktu sisa untuk melatih kepekaan rohani kita? We definitely need to actively rededicate our lives every day as a living sacrifice!

III. Rekonstruksi Antar Sesama (Membangun Satu Sama Lain)

Sama seperti arang akan lebih bertahan nyalanya bila dia bersama-sama dengan banyak arang yang lain, maka orang Kristen memerlukan orang Kristen yang lain untuk saling membangun. Orang Kristen memerlukan komunitas Kristen.

Orang Kristen memerlukan bukan hanya perhatian dan kasih, tetapi juga teguran dan nasihat. Paulus memberi teladan dengan melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh orang Kristen terhadap saudara seimannya, yaitu: memberi nasihat kepada jemaat di Roma untuk kembali mengingat kasih Tuhan dan hidup menurut kemurahan-Nya. Bayangkan jika Paulus mengambil sikap seperti yang sekarang dilakukan oleh banyak orang Kristen, cuek, tidak peduli, atau malah mengkritik secara tidak sehat! Tindakan itu bukan membangun sesama tetapi malah menjatuhkan (baik secara aktif maupun pasif). Bagaimana orang Kristen bisa dibangun bila di dalam komunitasnya sendiri pertumbuhan rohaninya tidak didukung tetapi malah “dibiarkan” melemah atau “dijatuhkan”?

Masalah menegur/menasehati memang bukan hal yang mudah bagi setiap kita. Pada saat kita menegur orang lain, kita juga harus bersedia untuk ditegur untuk hal yang sama. Atau yang lebih baik adalah jika kita menguji diri sebelum menegur orang lain. Ini pola yang sehat. Yang tidak sehat adalah jika kita menegur orang lain tapi kita sendiri tidak mau ditegur. Dan yang juga tidak sehat adalah jika ketika dalam pengujian diri ternyata kita melakukan hal yang sama lalu kita tidak berani menegur dan membiarkan orang lain berada dalam kesalahannya. Coba renungkan Kolose 3:16!

Kita harus menyadari bahwa tidak ada seorangpun yang cukup ideal untuk menegur kesalahan orang lain, namun setiap orang yang mempunyai motivasi murni untuk membangun berhak untuk menegur saudara seimannya.

Perintah Tuhan Yesus untuk “Jangan menghakimi!” (Mat. 7:1-5) tidak dimaksudkan agar di antara orang Kristen tidak boleh ada saling tegur dan menasehati, tetapi hal tegur-menegur dan nasihat-menasihati tidak boleh dilakukan tanpa kesediaan diri untuk dikoreksi dan/atau dengan motivasi untuk menjatuhkan sesama. Kita jarang menegur dan menasehati orang lain mungkin karena kita takut untuk disalahpahami atau karena kita belum terbiasa, namun jika hal ini membawa berkat kepada sesama, mengapa tidak?! Siapa takut?!

Kalau seorang Kristen tidak pernah ditegur ketika ia jatuh dalam dosa, maka ia akan semakin jauh dari Tuhan dan mungkin ia akan merasa tidak diperhatikan atau malah merasa bahwa yang dilakukannya itu disetujui oleh orang lain (karena yang lain diam, tanda setuju). Dengan demikian, sebagai orang yang tahu dan tidak menegur, kita sedang membantu dia secara tidak langsung untuk mempermainkan anugerah Allah dalam kehidupan orang tersebut. Anugerah Allah yang mahal tiada taranya itu dianggap murah dan diremehkan.

Konklusi

Akhir kata, bagaimana agar kita senantiasa sadar bahwa kita sedang menjalani hidup di dalam keselamatan Allah itu? Kita perlu melakukan beberapa hal: (3R)

1. Reorientasi (Mengarahkan Ulang)

2. Rededikasi (Mempersembahkan Terus-Menerus)

3. Rekonstruksi (Membangun Satu Sama Lain)

Maukah Anda memulainya? Keputusan Anda hari ini menentukan kehidupan Anda kemudian.


“Kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar!!” (Flp. 2:12)


Kiranya Tuhan memberkati kita semua!!



READ MORE - BAGAIMANA MEMILIKI KEHIDUPAN ROHANI YANG STABIL?

Tips & Trick Untuk Mempercepat Koneksi Internet

Saat anda sedang browsing atau membuka suatu website maupun film. Anda akan merasa kesal dengan keadaan lambatnya akses ke situs tersebut. Berikut adalah cara cara untuk mempercepat akses internet anda. Langkah pertama anda dapat menyetting browser anda.
Bagi pengguna Internet Explorer klik menu
Tools-Internet-Option klik tab General klik Setting lalu geser Slider nya. Hal ini untuk membuat cache ( lokasi penyimpanan sementara ) untuk web yang anda buka, sebaiknya di sediakan paling banyak 5 % dari kapasitas Hard disk anda. Bagi pengguna Mozilla Firefox anda dapat mengetikkan “about:config” pada address bar.

Setelah cari dan rubah :

“network.http.pipelining” dan “network.http.proxy pipelining” menjadi true dan kemudian isi “network.http.pipelining.maxrequests” antara 30-100 ( semakin besar semakin kencang pula akses internet anda ) dan kemudian anda klik kanan di mana saja dan buat baru dengan cara pilih New-Integer tuliskan “nglayput.initialpaint.delay” dan isi dengan 0.

Langkah ke dua anda dapat melakukan pendaftaran di DNS dan setelah itu anda masuk ke control panel dari menu start pilih network connection lalu pilih koneksi anda dan klik tombol properties. Pada bagian Internet protocol anda pilih TCP/IP dan klik properties. Masukkan angka 208.67.222.222 dan 208.67.220.220 pada opsi DNS dan restart komputer anda.

Anda dapat melihat dengan melakukan ke dua langkah tersebut anda dapat melihat akses internet anda akan meningkat, jika anda masih belum cukup anda dapat melakukan langkah ke tiga ini dengan cara mendownload dan menginstall program di bawah ini :

Google Web Accelerator

Selamat Mencoba dan menikmati !!!!!!!!!!!!!


READ MORE - Tips & Trick Untuk Mempercepat Koneksi Internet

Tips & Trick Accessories Website

Ingin tahu cara melihat Website atau Blogspot kita di mata orang lain atau cara melihat link kita di website lain, anda dapat mengakses Link Popularity di sini anda dapat melihat Link kita yang di akses website lain dan di sini Search Engine juga anda dapat melihat tingkat atau level di mana website anda berada dan dapat di bandingkan dengan website orang lain , atau anda ingin mengecek popularitas Keyword website anda silakan coba dan buktikan sendiri sampai di mana ke tenaran website atau blogspot anda.

Anda ingin mengecek website atau blogspot anda pernah di copy atau pernah di kutip oleh orang lain, silahkan anda mengecek di Copy Space di sana anda dapat melihat bagaimana isi dari pemikiran anda di kutip atau dicopy oleh orang orang yang bangga akan hasil karya kita.

Atau anda juga ingin mengecek harga jual dari website anda silahkan kunjungi Harga Website di sana anda dapat melihat nilai harga jual website anda dalam nilai Dollar.

Atau anda ingin menonton TV secara gratis dari internet silahkan kunjungi Indoweb D60PC atau Immediabiz dan dapatkan tontonan gratis bila anda sedang bosan dan anda menghilangkan kejenuhan anda.

Beberapa accessories di atas dapat anda coba dengan gratis. Semoga bermanfaat untuk anda.

READ MORE - Tips & Trick Accessories Website